Tren Digital Marketing Indonesia

Tren Digital Marketing Indonesia   internet marketing    digital marketing indonesia Digital Marketing

Tren digital marketing semakin menjadi-jadi. Tidak hanya diluar negeri sana, tetapi di Indonesia pun digital marketing mulai dilirik oleh banyak brand sebagai alat untuk mempromosikan produknya secara lebih efektif. Dalam dunia digital marketing, terdapat dua konsep strategi pemasaran, yaitu pertama yang dengan konsep konsumen yang mengejar bola dan kedua dengan konsep perusahaan yang menyodorkan bola. Lalu apa perbedaannya? Mari kita telaah bersama-sama.

Konsep pertama konsumen yang mengejar bola bisa digambarkan dengan adanya sejumlah konsumen yang sedang membutuhkan informasi sebuah produk. Karena tidak mendapatkan informasi yang diinginkan dengan cara konvensional maka mulailah mereka mencoba berselancar di dunia maya untuk mendapatkan informasinya. Dimulia dengan mencari melalui mesin pencari google yang kemudian akan dihubungkan dengan situs, blog, atau media online penyedia informasi yang sesuai dengan yang diinginkan. Bisa dibilang bahwa dalam konsep ini konsumen yang berperan aktif bukannya dari pihak brand yang melakukan “hard selling”

Konsep kedua yaitu, konsep dimana perusahaan yang menyodorkan bola kepada konsumen. Hal ini tergambarkan dari mulai maraknya sms-sms atau multi media messaging yang berisikan informasi mengenai produk/brand, melalui panggilan telepon dari brand ke konsumen melalui bantuan service provider, atau melalui RSS, suatu format web dimana brand bisa memberikan informasi dan berita dan masih banyak lagi cara lainnya. Intinya adalah bagaimana pihak brand dapat menyalurkan konten-konten yang berisi iklan kepada konsumen.

Masing-masing dari konsep tersebut memiliki kelebihan dan kekurangannya. Pada konsep konsumen yang aktif mencari informasi, kelebihannya adalah pertama, brand tidak perlu menggunakan teknologi terbaik untuk menyalurkan informasi, cukup memastikan bahwa konten/websitenya terdeteksi oleh mesin pencari. Kedua, tidak perlu memusingkan ukuran dan batasan konten karena yang menentukan adalah konsumen. Sementara kekurangannya adalah tidak adanya strategi yang bisa memastikan mesin pencari datang kembali, ketergantungan pada mesin pencari yang besar sekali.

Sedangkan kelebihan untuk konsep brand yang menyodorkan bola adalah brand dapat menargetkan konsumen yang ingin diberikan informasi secara lebih spesifik, sesuai dengan kriteria konsumen dan juga dapat melakukan pengukuran detail terhadap pilhan konsumen. Disamping itu, kekurangannya bisa dikatakan seperti diperlukannya mekanisme yang cukup kompleks untuk mengirimkan konten, konten yang disalurkan dapat diblok oleh konsumennya dan belakangan ini mulai muncul desas desus mengenai kebijakan privasi konsumen yang tidak menginginkan brand mengiklankan kepada dirinya.

FOG communication 2012

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*