Media Digital Vs Media Konvensional

Media Digital Vs Media Konvensional   internet marketing advertising    digital marketing indonesia digital marketing agency Digital Marketing Advertising Agency Seiring dengan semakin populernya digital marketing, muncul perdebatan apakah media digital akan menggantikan media konvensional. Banyak pendapat yang menyatakan bahwa nantinya media konvensional akan mati, tetapi ada pula yang menyatakan bahwa media konvensional tetap memegang peranan penting.

Kami sendiri berpendapat bahwa digital marketing pada saat ini masih merupakan salah satu channel dari marketing, dalam artian merupakan suplemen dari channel yang sudah ada. Terutama di Indonesia, dimana masyarakatnya sangat majemuk dan kesenjangan teknologi sangat tinggi. Setidaknya dalam waktu dekat media konvensional masih dominan, namun pelan dan pasti porsi media digital akan naik.

Ada beberapa kasus menarik seperti muculnya Shinta-jojo & Briptu Norman yang menjadi terkenal berkat situs Youtube, namun yang sering dilupakan adalah tanpa adanya Blow-up dari media konvensional seperti televisi dan radio, maka keduanya mungkin tidak akan menjadi selebriti dadakan. Hal ini membuktikan bahwa peranan media konvensional di Indonesia masih sangat dominan.

Beberapa hal yang menghambat perkembangan media digital di Indonesia:

  • Kesenjangan teknologi, infrastruktur dan tingkat pendidikan yang belum merata
  • Banyak marketer masih coba-coba dan belum sepenuhnya percaya pada kekuatan media digital dan juga kesalahan strategi atau timing yang tidak tepat pada saat mencoba media digital membuat beberapa marketer kehilangan kepercayaan.

Yang perlu disadari adalah bahwa saat ini konsumen berubah dan perubahan itu akan membawa dampak pada cara mereka memilih suatu produk/brand. Misalnya, konsumen saat ini cenderung melakukan multi tasking dalam menikmati media, sambil menikmati acara televisi kesayangan juga membuka situs favorit melalui ponsel atau tablet..

Media konvensional menurut saya tidak akan mati, namun mereka akan berubah seiring dengan berubahnya perilaku konsumen media.

Saran kami untuk para marketer adalah jangan menyepelekan media digital. Juga untuk para Advertising Agency, jangan jadikan media digital sebagai sesuatu yang ditakuti. Pelajari terus cara-cara baru untuk memanfaatkan media digital.

FOG communication 2012

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*